Anggota Polsek Jabon Melaksanakan Pengamanan Unjuk Rasa Wali Murid Sekolah

Unras jabon

TRIBRATA NEWS POLRES SIDOARJO-Puluhan anggota Polsek Jabon melaksanakan pengamanan belasan wali murid SMPN 2 Jabon menggelar aksi demo di depan sekolah pada hari Senin (22/08). Mereka mengeluh adanya pungutan yang selama ini dibebankan kepada siswa hingga mencapai Rp 3.340.000. Informasi yang dihimpun, rincian pungutan tersebut yakni untuk biaya seragam sekolah Rp 1.342.000, renovasi musala Rp 1.203.000 dan biaya mandiri sebesar Rp 705.000. “Kami sangat keberatan dengan iuran itu,” kata Ali Mursid, salah satu perwakilan wali murid.

Ali menambahkan, meski dalam praktiknya sekolah tetap memberikan kebebasan kepada orangtua untuk mencicil pembayaran tersebut, iuran partisipasi itu tetap dirasa memberatkan lantaran nominalnya masih ditentukan pihak sekolah. “Setiap wali murid ditekan. Biayanya sudah ditentukan dan wali murid disuruh mencicil sesuai kemampuannya. Kalau meminta sumbangan, ya tanyakan dulu kemampuan wali siswa,” keluh Ali.

Sementara itu saat dikonfirmasi awak media, Kepala SMPN 2 Jabon Kasianto tidak menampik adanya tarikan itu. Namun, Kasianto menyangkal jika nominal sumbangan tersebut sudah ditentukan pihaknya. “Dana partisipasi itu rencananya akan kita buat untuk perluasan musala dan memperbesar tegangan listrik di sekolah yang sering mati,” jelentrehnya.

Kasianto menambahkan, setelah mempertimbangkan bahwa di dalam aturan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak ada, dirinya terpaksa meminta iuran kepada seluruh wali murid. “Dana BOS sudah ada aturannya. Kami tidak berani mengambil dari dana BOS,” pungkasnya.