Anggota Polsek Kota Polresta Sidoarjo Amankan Pelaku Curas Dari Amukan Massa

TRIBRATANEWS POLRESTA SIDOARJO-Aksi jahat yang direncanakan M S (25) dan I (17) tak berjalan mulus. Bukan saja gagal menjambret tas korbannya, mereka bahkan nyaris tewas lantaran ditabrak sepeda motor dan dihajar massa.

Kapolsek Kota Sidoarjo Polresta Sidoarjo Kompol Rochsululloh yang ditemui Rabu (11/01/2017) siang menjelaskan kejadiannya bermula saat kedua pemuda lajang warga Desa Penatarsewu  Tanggulangin itu berupaya membuntuti Mei Tri Kumulasari yang mengendarai sepeda motor sendirian.

Perawat RS Bhangkara Polda Jatim itu hendak pulang menuju rumahnya di Perumahan Mentari Bumi Sejahtera Jalan Kelapa Desa Kali Pecabean Kecamatan Candi, Selasa (10/1/2017) sekitar pukul 20.30 WIB.

Saat melaju di Jalan Lingkar Timur Sidoarjo, tepatnya di sekitar wilayah Desa Gebang, tersangka I salah seorang pelaku -, berusaha merampas tas korban. Namun Mei mencoba mempertahankan harta bendanya. Akibatnya baik pelaku maupun korban terjatuh dari motornya masing-masing.

Saat hendak melarikan diri, motor korban secara tidak sengaja ditabrak seorang pria pengendara motor Ninja warna Hijau yang melaju dengan kecepatan tinggi hingga terjungkal kembali.

“Akhirnya kedua pelaku dimassa, untung saja petugas cepat datang dan menyelamatkan pelaku. Kalau tidak keduanya bisa tewas dihajar warga,” tutur Kompol Rochsululloh.

Akibat kejadian tersebut  salah seorang pelaku masih dirawat di RSUD Sidoarjo karena mengalami luka cukup parah. Sedangkan pengendara Ninja juga mengalami patah tulang lengan dan kini tengah dirawat di RSUD Sidoarjo.

Selain menahan kedua tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor bermotor Nopol AG 2339 VC yang dikendarai pelaku. Juga tas milik korban berisi celana dalam, baju, kerudung, uang Rp 170 ribu serta ATM BNI dan BRI.

Kapolsek Kota Polresta Sidoarjo menambahkan, saat diinterogasi pelaku mengaku baru pertama kali menjalankan aksinya. Namun, ia tak percaya begitu saja dan akan mengembangkan perkara tersebut. “Keduanya dijerat pasal 365 ayat 1 tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya 9 tahun penjara,” tegas Kapolsek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*