Aniaya Pengendara Motor, Arek Durung Bedug Dijebloskan Tahanan

Tulangan

TRIBRATA NEWS POLRES SIDOARJO-Tersangka M A A (19) warga Desa Durung Bedug Kecamatan Candi terpaksa berurusan dengan petugas Polsek Tulangan. Bapak satu anak ini dituding menganiaya korbannya M Arifin (22) warga Desa Sudimoro Kecamatan Tulangan.

Aksi penganiayaan dilakukan tersangka ketika korban berboncengan bertiga dan melintas di Jalan Raya desa setempat. Kini tersangka meringkuk dibalik jeruji besi Polsek Tulangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Tersangka sudah kami tahan dan barang buktinya sudah kami amankan,” terang Kapolsek Tulangan AKP Hardyantoro saat dikonfirmasi, Senin (17/10/2016).

Kapolsek Tulangan AKP Hardyantoro meceritakan awalnya kasus penganiayaan ini saat korban bersama kedua rekannya Sugeng Priyono (27) dan Budi Mulyono berboncengan bertiga mengendarai motor Yamaha Jupiter melaju melintasi jalan raya Desa Sudimoro Kecamatan Tulangan yang berada di pinggir sungai. Setibanya di tempat kejadian perkara, tepatnya di jembatan kembar perbatasan antara Desa Sudimoro dan Desa Durung Bedug, tiba-tiba dikejar tersangka yang mengendarai motor Honda Beat Nopol W 6253 V warna merah dan langsung menghentikan laju motor korban.

“Ketika berhenti, tersangka menghampiri korban. Tanpa basa-basi, tersangka langsung melayangkan bogeman mentah tepat di bagian wajah korban. Mendapati korban dipukuli tersangka, kedua teman korban berusaha membantu melerai. Tetapi teman tersangka yang sebelumnya duduk-duduk di jembatan turut memukuli korban. Akhirnya, kedua rekan korban lari untuk menyelamatkan diri,” imbuhnya.

Sementara itu, kata  Hardyantoro pihaknya baru mengamankan seorang tersangka. Sisanya, pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran petugas. Motif penganiayaan itu, karena korban saat itu bersama kedua rekannya berboncengan tiga mengendarai satu unit motor. Setelah melewati jembatan kembar perbatasan antara Desa Sudimoro dan Desa Durung Bedug, Kecamatan Candi membleyer. “Makanya tersangka mengendarai motornya dan mengejar serta berusaha menghentikan laju motor. Hingga kasus pengaiayaan itu terjadi,” tegasnya.