Apes Terjebak Macet, Maling Motor Diringkus Polisi

waru

TRIBRATANEWS POLRESTA SIDOARJO-Kendati dikenal sebagai pemain senior di kancah pencurian motor, namun SL ketiban apes juga. SL adalah warga Tragah Kabupaten Bangkalan ini diringkus petugas saat terjebak macet bersama motor Yamaha R15 curiannya.

Padahal, aksinya membawa kabur motor gaul milik korban M Rasya (31) yang diparkir di depan minimarket di wilayah Desa Wedoro Kecamatan Waru itu sudah berhasil. Motor bernopol L 2445 YA itu sudah sempat dibawa kabur.

“Saat itu korban sedang mengambil uang di ATM yang ada di dalam minimarket,” terang Kapolsek Waru Kompol Moch Fathoni, Minggu (18/12/2016).

Sebelum beraksi tersangka sudah memantau lokasi sasaran sebelumnya. Selain itu, juga sudah mengincar korban sejak memarkir motornya dan masuk ke dalam minimarket itu.

“Tersangka membawa kabur motor korban menggunakan kunci T. Tersangka tidak kesulitan karena cukup berpengalaman. Sebelumnya, pengangguran ini sudah melarikan empat motor dengan modus yang sama,” imbuh mantan Kapolsek Waru Kompol Moch Fathoni.

Namun peristiwa itu diketahui korban yang spontan berteriak meminta bantuan ketika melihat motornya akan dibawa kabur tersangka ke arah barat.

“Beruntung, saat itu ada Polisi yang sedang melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian. Mendengar teriakan korban, petugas pun mengejar tersangka. Di tengah aksi kejar-kejaran itu, tersangka ceroboh  memilih melintas di depan Polisi yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas di depannya hingga tersangka dihentikan petugas,” ungkapnya.

Seketika itu, pelarian tersangka terhenti di sekitar bundaran Waru. Setelah memacu motor curiannya sekitar dua kilometer, tersangka terjebak kemacetan. Tersangka tidak bisa melarikan diri dan langsung diringkus Polisi saat itu.

“Tersangka ini merupakan pemain lama. Dalam waktu 3 bulan terakhir sudah beraksi di lima tempat kejadian perkara (TKP). Tersangka dibantu temannya, H yang masih buron. Dalam beraksi, keduanya selalu berbagi peran. H sebagai pemantau situasi dan Sulaiman menjadi eksekutornya,” tegasnya.

Sementara tersangka Sulaiman mengaku keempat motor curian sebelumnya sudah dijual ke Madura. Motor curian dijual secara acak kepada warga. “Rata-rata motor itu laku terjual Rp 4-5 juta di Madura. Karena itu incaran saya selalu motor gede dan motor gaul,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*