Diduga Kena Serangan Jantung, Warga Taman Meninggal Dunia Mendadak Saat Cari Kepiting

MD

TRIBRATA NEWS POLRES SIDOARJO-Sufandi (41) warga Dusun Bebekan Timur Desa Bebekan Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo tewas mendadak pada hari Minggu (02/10/2016). Pria kelahiran Sidoarjo 11 September 1975 itu tewas mendadak di area Sungai Curah Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Diduga, korban tewas mendadak karena serangan jantung.

“Dugaan sementara korban meninggal karena serangan jantung. Karena ditubuh korban tak ditemukan bekas luka atau bekas penganiayaan,” terang Kapolsek Sedati AKP Eka Anggriana, Minggu (02/10/2016).

Kapolsek Sedati AKP Eka Anggriana menerangkan sebelum meninggal di area Sungai Curah tepatnya sebelah timur kolam pancing Laguna Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati itu diawali dengan korban yang pingsan mendadak. Sebelum meninggal di area Sungai Curah tepatnya sebelah timur kolam pancing Laguna Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati itu diawali dengan korban yang pingsan mendadak. “Awalnya dikira teman-temannya pingsan biasa. Tapi, saat dibopong sudah tak bernyawa lagi,” imbuhnya.

AKP Eka Anggriana ini menceritakan awalnya, korban bersama – sama rekannya yakni Mustari (63) warga JL Harun Tohif Nomor 19 Desa Medaeng Kecamatan Waru dan Kayubi (50) warga Desa Seketi Kecamatan Krian. Mereka bertiga menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 05.00 Wib dari rumah saksi Mustari.

Mereka berencana mencari kepiting di Sungai Curah Desa Kalanganyar itu. Selanjutnya sesudah mendapat tangkapan kepiting dengan hasil sesuai yang diharapkan, mereka berencana akan kembali pulang ke rumah sekitar pukul 09.00 Wib. Mendadak saat itu korban pingsan dan tidak sadarkan diri. Kemudian dibawa dengan cara digotong para saksi ke area parkiran Laguna.

“Saat dibawa ke area parkiran Laguna, sesuai keterangan para saksi korban menghembuskan napas terakhir saat digotong ke area parkir itu,” tegasnya.

Saat korban diperiksa ternyata tidak ditemukan luka atau bekas kekerasan di tubuh korban, maka jenazah dibawa ke RSUD. Selain itu, pihaknya menghubungi keluarga korban. “Karena meninggalnya diduga kuat kena serangan jantung, maka jenazah kami serahkan keluarganya,” pungkasnya.