Kapolres Sidoarjo Hadiri Sarasehan Kemitraan Polri Dengan Media Dalam Rangka Memelihara Stabilitas Kamtibmas

DSC_0150

TRIBRATA NEWS POLRES SIDOARJO-Dalam rangka demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polda Jatim menggelar sarasehan Kemitraan Polri dengan Media guna untuk memelihara stabilitas Kamtibmas. Sarasehan tersebut menghadirkan narasumber Aqua Dwipayana, Ketua PWI Pusat, Margiono, Ketua Dewan Pers, Jimmy Silalahi dan Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji, Selasa (18/10) pukul 08.00 Wib bertempat dihotel Singgasana Surabaya. Sarasehan dihadiri Seluruh jajaran Kapolres bersama Kasubag Humas Polres serta wartawan se Jawa Timur.

Dalam sambutannya, ketua PWI Jawa Timur Ahmad Munir menjelaskan kegiatan ini yang pertama sejak dirinya menjadi ketua PWI Jatim. Ia menambahkan Kapolda Jatim sering nongkrong di warung kopi sehingga mengalahkan insan media. Fungsi egaliter Kapolda Jatim dengan jajarannya sangat membantu media dalam mencari narasumber berita kamtibmas yang kompeten. “ Polisi jangan alergi dengan wartawan ketika diwawancara meski jam dua malam. Wartawan butuh informasi yang menjadi harapan semua pihak,” katanya.

Munir menambahkan, pers tidak boleh memelintir berita.  Menurutnya ketegasan dalam menulis harus dikedepankan sehingga berita yang ditulis akurat.  Jika ragu-ragu, wartawan harus menanyakan kepada sumber berita sehingga jelas. “Bekerjalah dengan baik dan benar sehingga bermanfaat bersama jajaran polri dalam menjaga kamtibmas,” pesannya.

DSC_0160

Kapolda Jatim Irjen Anton Setiadji mengakui, insan pers sangat membantu polisi. Makanya para Kapolres harus menjaga harmonisasi dengan awak media. Karena informasi yang dimiliki wartawan terkadang lebih banyak dibanding yang dikantongi aparat. “Media bisa membentuk opini. Kekuatan tersebut bisa dimanfaatkan secara positif untuk menciptakan masyarakat yang madani dan kondusif,” jelasnya.

Menurutnya sarasehan ini tepat untuk menjaga sinertigas polisi dan media. Ia berharap kedepan polisi akan terus meningkatkan kinerja aparat. “Selain itu wartawan harus tetap mengedepankan berita yang berimbang sehingga kepercayaan masyakarat terhadap polisi meningkat. Jurnalis harus bisa menjembatani konflik dan menjaga stalibitas kamtibmas,” katanya.