Ngaku Anggota, Polisi Gadungan Ditangkap Polsek Tanggulangin

Tanggulangin

TRIBRATA NEWS POLRES SIDOARJO-Tersangka M W alias Bondan (28) warga Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo dijebloskan ke ruang tahanan Polsek Tanggulangin. Tersangka mengaku-ngaku menjadi anggota Polisi. Hasilnya, tersangka berhasil merampas Hand Phone (HP) serta uang milik korban Dimas Wahyu Utomo (17) warga asal Perum Bumi Candi Asri Desa Ngampelsari Kecamatan Candi saat hendak pulang dari sekolah melintas di JL Raya Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin.

“Tersangka ngakunya menjadi anggota Polisi, tapi kenyataannya bukan anggota Polisi,” terang Kapolsek Tanggulangin Kompol Sirdi saat memberikan keterangan pada hari Rabu (28/09/2016).

Kapolsek Tanggulangin menguraikan modus operandi bapak satu anak ini adalah saat korban berboncengan dengan temannya Salsabila (17) warga asal Desa Kejapanan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan melintasi JL Raya Desa Ketapang menghubungkan Desa Kalisampurno Kecamatan Tanggulangin. Tepat di atas jembatan tol, tiba-tiba diberhentikan tersangka. Paska itu, tersangka turun dari mobil dan menghampiri korban. “Tersangka mengaku sebagai Polisi. Kemudian mengambil kunci motor dan kedua pelajar itu disuruh masuk ke dalam mobil tersangka. Di dalam mobil, tersangka lain menuduh korban berciuman dan mengancam korban akan membawa ke Polres Sidoarjo kalau tak menyerahkan hartanya,” imbuhnya.

Lantaran korban merasa ketakutan, tersangka meminta uang damai senilai Rp 2 juta. Namun korban tidak punya uang. Akan tetapi hanya membawa uang Rp 500.000. Tidak hanya itu, HP milik kedua pelejar itu diminta. “Berhasil membawa barang-barang beserta uang korban, kemudian korban diturunkan di persawahan untuk mengambil motor korban. Selanjutnya, korban pulang dan mengadu ke orangtuannya hingga kasus itu dilaporkan ke Polsek Tanggulangin,” paparnya.

Kompol Sirdi menerangkan bahwa tersangka ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan dan berdasarkan ciri-ciri sesuai laporan korban. Tersangka berhasil ditangkap di Desa Gempolsari Kecamatan Tanggulangin saat nongkrong di salah satu warung. Saat digeledah dan diperiksa, tersangka tidak dapat menunjukkan kartu anggota Kepolisian maupun anggota TNI. “Tersangka lain yang sudah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran petugas. Barang bukti kejahatan tersangka yakni sebuah borgol, sebuah radio Handy Talky (HT), sebuah Hand Phone (HP) merek Lenovo yang disita sebagai barang bukti. Sedangkan sebuah HP lainnya sudah dijual tersangka,” tegasnya.

Sementara tersangka M W mengaku menjalankan aksi kejahatan dengan menyaruh sebagai anggota Polisi itu sudah lama. Selain itu, sudah menjalankan aksi kejahatannya beberapa kali di kawasan Sidoarjo, Pasuruan, dan Mojokerto. “Hasil kejahatan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan sisanya untuk foya-foya,” kilahnya.