Pelaku Teror Pelemparan Paving Dibawa Ke Liposos

paving

TRIBRATA NEWS POLRES SIDOARJO- Teror pelemparan paving pada pengendara mobil kembali terjadi. Kali ini terjadi di ruas jalan Tol Surabaya-Sidoarjo, tepatnya di KM 28 dan 29 yang masuk wilayah Desa Sepande Kecamatan Candi. Meski tidak menyebabkan korban jiwa, akan tetapi mobil korban mengalami kerusakan. Mobil pertama yang menjadi korban pelemparan paving itu adalah Daihatsu Grand Max bernopol N 8376 TG yang dikemudiakan M Sholeh. Saat itu yang melaju dari arah utara. Saat mobil berwarna silver itu melintas tepat di bawah jembatan layang Desa Sepande Kecamatan Candi seseorang melemparkan batu paving ke arah mobil korban. Saat itu, spontan korban menghentikan mobilnya. Warga Sukorejo Kabupaten Pasuruan ini keluar dari mobil untuk memeriksa bekas dari lemparan batu.

Belum ada satu menit, Sholeh melihat Daihatsu Ayla bernopol P 418 EC yang ditumpangi Yoga Wicaksono (38) berhenti di belakang mobilnya. Diketahui, kendaraan warga Situbondo itu juga baru terkena lemparan batu. Sedangkan mobil yang menjadi korban selanjutnya Toyota Agya bernopol DK 983 BP yang dikendarai Imam Jauhari (50) warga Pamolokan Kabupaten Sumenep. Terakhir, korbannya mobil Toyota Vios bernopol W 1070 XO yang disopiri Syafi Anwar (57) warga Gondanglegi Kabupaten Malang.

Keesokan harinya, Jumat (19/08/2016) ada lagi korban pelemparan paving. Kali ini peristiwannya di Jalan Tol Sidoarjo – Gempol KM 29 tepatnya di bawah jembatan layang Desa Sepande Kecamatan Candi. Korbannya adalah Truk Hino bernopol BE 9753 BT. Truk itu disopiri Sam Amir (41) warga Desa/Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Awalnya, truk bermuatan 60 Unit motor Honda itu hendak dikirim ke Mataram melalui lokasi kejadian. Tepat dibawa fly over (jembatan layang) Desa Sepande itu, truk dilempar paving orang tak dikenal. Akibatnya mengenai kaca depan sebelah kiri atas hingga kaca retak dan truck tetap dalam keadaan jalan,  kurang lebih 50 meter. Selanjutnya, terjadi pelemparan ke dua dari arah depan di dalam tol dan mengenai kaca depan hingga kaca  pecah dan batu paving masuk ke dalam mobil. Selang beberapa detik terjadi pelemparan ketiga juga dari arah depan di dalam Tol dan mengenai dasbord mobil truck. Tetapi korban (sopir truk) tetap menjalankan mobilnya dan sempat dari arah spion kiri mobil truk terlihat ada 3 (tiga) orang berlarian naik ke arah truk.

Sesampainya di Pos Jasa Marga Exit Tol Porong korban melapor tentang kejadian pelemparan itu kepada petugas jasa marga selanjutnya oleh petugas Jasa Marga korban diantar ke Polsek Candi untuk melaporkan kejadian pelemparan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Rata-rata korban mengalami kerusakan di bagian kaca depan. Kerugiannya mencapai Rp 3 jutaan per unit mobil,” terang Kapolsek Candi Kompol Kusminto, Jumat (19/08/2016).

Kapolsek Candi Kompol Kusminto menerangkan pelaku pelemparan paving itu berhasil ditangkap. Hanya saja, pelakunya rata-rata mengalami kelainan kejiwaan. “Makanya kedua pelaku yang kami amankan dikirim ke Liposos Sidoarjo,” tegasnya.

Kedua pelaku pelemparan paving itu adalah E S (24) warga Desa Jaten Kecamatan Rampal Kabupaten Sragen Jawa Tengah. Sedangkan pelaku kedua yakni B H (61) alamatnya tidak jelas karena tinggal berpindah-pindah. “Untuk sementara, kami mengamankan pelaku pelemparan paving selama 2 hari itu adalah kedua orang itu,” pungkasnya.