Permudah Komunikasi Dengan Masyarakat Sidoarjo, DPRD Luncurkan Aplikasi “Mata Delta”

Anggota DPRD Sidoarjo memiliki cara lain dalam menampung aspirasi masyarakat  Sidoarjo. Yakni dengan memanfaatkan teknologi informasi. Masyarakat bisa menyalurkan aspirasinya melalui aplikasi “Mata Delta”. Aplikasi tersebut dapat didownload di playstrore pada HP android.

Jumat (23/12/2016) kemarin, aplikasi tersebut dilaunching Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah SH,M.Hum bersama Ketua DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan di Gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo.

Hadir pula pada acara tersebut, Kapolresta Sidoarjo AKBP. Muh. Anwar Nasir, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Andre Julian, para anggota dewan serta kepala SKPD Sidoarjo.

Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo mengapresiasi terwujudnya aplikasi “Mata Delta” tersebut demi memperlancar dan mensukseskan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo ini.

Ia berharap  aplikasi “Mata Delta” bisa menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya melalui DPRD Kabupaten Sidoarjo  guna mencari solusi percepatan penanganan permasalahan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Ia juga mengatakan dilaunchingnya aplikasi tersebut adalah salah satu bukti meningkatnya kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sidoarjo.

Selain itu untuk mendukung terwujudnya Sidoarjo Smart City yang sekaligus juga mendukung program “ Satu SKPD Satu Inovasi” yang bisa diakses masyarakat melalui handphone android.

“Sudah saatnya teknologi informasi digunakan di semua sektor pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo. Melalui teknologi informasi dapat memberikan pelayanan publik yang maksimal dan cepat, guna mewujudkan Kabupaten Sidoarjo yang inovatif, mandiri, sejahtera dan berkelanjutan,” ujarnya

Sementara itu Ketua DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan mengatakan gagasan membuat aplikasi “Mata Delta” sudah dilakukan sejak tahun lalu. Namun pada waktu itu biaya pembuatan yang ditawarkan perusahaan IT dari Jakarta sangat besar, sekitar Rp. 1,7 miliar.  Karena dirasa terlalu tinggi, rencana itupun ditunda.

Berikutnya ada penawaran lain dari perusahaan IT di Surabaya dengan nilai Rp. 1,1 miliar. Penawaran inipun ditolak dengan alasan yang sama.

Dilain waktu tim IT DPRD Sidoarjo memberikan konsep aplikasi serta biaya pembuatannya yang berkisaran sama seperti yang ditawarkan oleh perusahaan IT Surabaya. Melihat hal itu ia dan para anggota dewan berani memaksakan terwujudnya pembuatan aplikasi tersebut.

Gus Wawan mengatakan pembuatan aplikasi seperti ini sudah tidak bisa ditawar lagi di era digital saat ini. Ia katakan perkembangan informasi teknologi saat ini harus diikuti dan dimanfaatkan.

Informasi teknologi tersebut diharapkan dapat lebih mendekatkan para wakil rakyat dengan masyarakat. Melalui aplikasi “Mata Delta” diharapkan masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya tanpa merasa malu bertemu dengan wakil rakyatnya.

“Dari 2,4 juta penduduk Sidoarjo mungkin juga ada yang tidak kenal, tidak tahu nomer telponnya, mungkin ada yang sungkan menyampaikan hal-hal yang akan disampaikan atau merasa ribet harus datang kesini, harus kirim surat, harus audiensi, nah ini untuk mempercepat semuanya,”ujarnya.

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*