Polres Sidoarjo Release Ops Sikat Semeru 2016

 

Release

TRIBRATA NEWS POLRES SIDOARJO-Hasil operasi sikat semeru 2016 mulai tanggal 14-25 September 2016 yang dilakukan oleh Kepolisian Resort Sidoarjo dan Polsek Jajaran Polres Sidoarjo berhasil mengungkap 71 kasus dan 87 tersangka. Dari hasil Ops sikat semeru 2016 itu, kasus terbanyak yaitu kasus curas berupa jambret dan terjadi di daerah Kecamatan Taman Sidoarjo.

Kapolres Sidoarjo AKBP Muh Anwar Nasir menyebutkan, hasil Ops sikat semeru 2016 yang dilakukan selama 12 hari itu tersangka curas total 4 orang, tersangka curat 60 orang, tersangka curanmor 12 orang dan tersangka sajam/senpi sebanyak 11 orang.

“Selama 12 hari itu, bukan untuk gaya-gayaan tetapi dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sidoarjo. Setelah Ops sikat semeru 2016 ini jangan melemah dan terus bekerja,”jelas Kapolres saat menggelar press release di halaman Mapolres Sidoarjo, Selasa (27/9/2016).

Selain mengungkap puluhan tersangka, Kapolres Sidoarjo juga memberikan penghargaan kepada beberapa anggotanya. Kapolres Sidoarjo menerangkan pemberian penghargaan itu sebagai wujud motivasi agar anggotanya terus meningkatkan kinerjanya. Disamping itu, pemberian penghargaan merupakan wujud implementasi operasi yang endingnya kepada masyarakat.

Penghargaan

“Masih banyak PR yang harus diselesaikan. Khususnya kasus curat, curas dan curanmor. Jadi setelah Ops Sikat Semeru ini harus terus meningkatkan kinerjanya masing-masing,” tegas Kapolres Sidoarjo.

Kapolres Sidoarjo AKBP Muh Anwar Nasir menambahkan, anggota yang berprestasi layak untuk diberikan penghargaan. Sedangkan bagi anggota yang telah melanggar, akan diberikan sangsi tegas. Kapolres Sidoarjo juga memberikan penghargaan yang dikemas dalam kardus dan diberikan kepada salah satu anggota. Menurutnya, isi dalam karsus itu berupa kopi, susu, vitamin, STMJ, telor dan alat/sarana penunjang reskrim. Dengan maksud, agar anggotanya lebih semangat lagi. “Kalau perlu diberhentikan kenapa tidak, jadi harus seimbang, harus diperlakukan sama antara yang berprestasi dengan yang tidak berprestasi, sehingga para Perwira lebih cermat melihat anak buahnya. Jika ada anak buah yang tidak profesional silahkan laporkan ke saya,” tutupnya.