Polsek Candi Tangkap Pasutri Asal Kediri Yang Kedapatan Edarkan 70 Ribu Pil Koplo

Candi
TRIBRATA NEWS POLRES SIDOARJO-Paska mengamankan D K (26) penjual ikan asal Desa Bluru Kidul Kecamatan Sidoarjo beserta barang bukti pil double L sebanyak 17 butir dan tersangka R (49) Satpam Perumahan warga Lingkungan Cangkring Kelurahan Sidokare Kecamatan Sidoarjo dengan barang bukti pil double L sebanyak 90 butir, kini unit Reskrim Polsek Candi mengamankan pasangan suami istri (Pasutri) asal Kediri. Pasutri F S (30) dan E M (31) warga Perum Bumi Asri Kecamatan Kaliombo Kota Kediri yang kos di Kelurahan Tosaren Kecamatan Pesatren Kediri ini dimasukkan ke ruang tahanan Polsek Candi lantaran menyimpan 70 ribu butir pil double L.
Kanit Reskrim Polsek Candi Ipda Isbahar Buamona mengatakan sebelum menangkap pasutri itu, pihaknya mengamankan D K yang terjaring dalam operasi gabungan Cipta Kondisi Rayon Tengah di JL Raya Desa Sumorame depan SPBU Candi. Setelah itu, Polisi mengamankan tersangka Rohman dan terakhir kedua pasutri itu. Dani Kurniawan itu bukan pengedar tapi  pengguna. Sehingga kami meminta keterangannya sebagai saksi. Dari situ kasus kami kembangkan dan berhasil mengamankan kedua pasangan suami istri terakhir itu.
Lebih jauh Kanit Reskrim Polsek Candi menguraikan pasutri itu ditangkap di tempat kosnya yang berada di Kediri. Dalam pengeledahanya ditemukan sebanyak 55 ribu butir pil doble L. Saat itu, petugas tidak mempercayai  pengakuan para tersangka. Akhirnya, kedua tersangka itu mengakui dengan menunjukkan sisa pil simpanannya sebanyak 15 ribu butir pil double L yang terbungkus plastik dan di simpan pada kotak koper berwarna hitam. “Dari tersangka pasutri itu, kami amankan 70 ribu pil double L dan sebuah tas koper warna hitam,” ungkapnya.
Kapolsek Candi Kompol Kusminto menguraikan tersangka pasutri ini diketahui tidak punya pekerjaan tetap. Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, profesinya mengedarkan pil double L ini sudah sejak lama.

“Para tersangka menjual pil double L ke para pelajar dengan harga Rp1000 hingga Rp1500 per butir. Bisa dibayangkan kalau 70 ribu butir pil double L ini dikonsumsi para pelajar. Jadi apa generasi bangsa ini selanjutnya,” pungkasnya, Selasa (06/09/2016).