Polsek Jabon Tetap Akan Menyelidiki Kematian Korban Miras Oplosan

jabon

TRIBRATANEWS POLRESTA SIDOARJO-Kendati tidak dilaporkan, namun aparat Kepolisian dari Polsek Jabon tetap akan menyelidiki kasus tewasnya tiga orang warga Jabon akibat pesta minuman keras (miras). Polisi diterjunkan ke lokasi kejadian untuk memeriksa sejumlah saksi dan melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kami akan tetap menyelidiki perkara ini, meski keluarga sudah rela. Kami  tetap menjalankan prosedur meski pihak keluarga menolak visum dan otopsi dengan memberikan surat pernyataan. Kami tetap menyelidiki perkara dengan meminta keterangan sejumlah saksi,” terang Kapolsek Jabon AKP Subadri, Jumat (16/12/2016).

Kapolsek Jabon AKP Subadri menguraikan jika kasus kematian ketiga korban ini, bakal menjadi peringatan (warning) Polisi untuk semakin giat memberantas peredaran miras di wilayah Kecamatan Jabon.

“Ini peringatan, kami bakal berlaku tegas pada setiap pedagang miras yang masih nekat berjualan. Dalam kasus kematian ketiga korban, lokasi penjualan miras sudah kami petakan. Semuanya bakal kami razia,” pungkasnya.

Diinformasikan sebelumnya, sedikitnya 3 warga asal Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo meninggal dunia dalam waktu hampir bersamaan. Ketiga warga itu, diduga meninggal akibat keracunan minuman keras (miras) yang ditenggak dua hari sebelumnya.

Mereka adalah S (41) warga Dusun Trompo Wetan Desa Trompoasri, H K (18) dan M (30), keduanya warga Dusun Kaliwaru Desa Kedungrejo Kecamatan Jabon.

Berdasarkan informasi, mereka menggelar pesta miras di Dusun Jangan Asem I Desa Trompoasri Kecamatan Jabon pada hari Selasa (13/12/2016) malam. Diduga, miras putihan yang dikonsumsi itu dioplos dengan pentol korek api yang sudah dihaluskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*