Polsek Waru Himbau Selesai Sidang Untuk Segera Ambil Motornya

Waru

TRIBRATA NEWS POLRES SIDOARJO-Beragam jenis motor terlihat menumpuk dan belum diambil oleh pemilik kendaraan tersebut di Polsek Waru, tepatnya di halaman belakang maupun di halaman depan Mapolsek. Puluhan motor itu merupakan hasil operasi balap liar di wilayah Waru. Motor tersebut harus diangkut petugas lantaran pemiliknya tak mampu tunjukkan surat-surat. Pemilik yang merasa motornya disita, bisa segera mengambilnya agar tidak mangkrak. Namun untuk mengambil motor tersebut, harus sesuai mekanisme. Pemilik harus ke mapolsek dengan menunjukkan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Dan bagi yang motornya tidak sesuai dengan standard, pemilik wajib melengkapinya terlebih dahulu. Kelengkapan dimaksud seperti ban yang tidak standard, body motor yang tidak lengkap, spion, maupun stang motor yang dimodifikasi hingga membahayakan.

Saat dikonfirmasi hari Rabu tanggal 10 Agustus 2016 pukul 19.45 Wib di Mapolsek Waru, Kapolsek Waru Kompol Fathoni menerangkan bahwa memang kebanyakan dari pengguna motor saat disita itu masih pelajar. Tak jarang ada yang masih belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP). Mereka nekat menggunakan motornya untuk balap liar. Terutama pada malam-malam menjelang libur. Balap liar menjadi masalah bersama yang harus diselesaikan. Kapolsek Waru mengimbau agar warga melapor saat melihat ada ajang balap liar.

Pihaknya terbuka 24 jam jika ada warga yang melapor. Laporan tersebut juga jadi informasi tersendiri bagi petugas. ”Namun tetap kami tempatkan petugas terus pada titik rawan seperti di komplek perumahan Pondok Candra,” terang Kapolsek Waru.