Polsek Wonoayu Release Kasus Curas

wonoayu

TRIBRATANEWS POLRESTA SIDOARJO-Kendati aksi begal perampasan mobil Daihatsu Xenia warna putih bernopol L 1663 SW yang terjadi Jumat (02/12/2016) sudah berjalan 4 hari, akan tetapi otak perampasan mobil itu hingga kini masih buron.

“Sampai hari ini, otak pencurian dengan kekerasan yang diidentifikasikan berinisial S alias Sapto itu masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Karena saat kejadian kami kejar di kos-kosannya di kawasan Surabaya hasilnya masih nihil,” terang Kapolsek Wonoayu AKP Heriyanto, Selasa (06/12/2016).

Kendati demikian, ketiga tersangka lainnya berhasil diamankan petugas di Polsek Wonoayu. Diantaranya, I W W (16) warga Perumahan Gresik Kota Baru Granit Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik. Selain itu, Z A (24) warga Bagong Ginayan Kelurahan Ngagel Kecamatan Wonokromo Surabaya dan P (30) warga Desa Jono Kecamatan Temayang Bojonegoro.

Sedangkan seorang pelaku lainnya yang masih DPO, sudah diketahui identitasnya, kini masih diburu petugas Unit Reskrim Polsek Wonoayu. Dalam aksi pencurian itu, tersangka I W W (16) ditugaskan melakban mulut, tangan dan kaki sopir Daihatsu Xenia, Antonius Dimas Joko Hartono (18).

Sedangkan tersangka Z A menempelkan pisau di leher korban dari samping, tersangka P menempelkan pisau di leher korban dari belakang dan tersangka S (DPO) menodongkan pistol mainan.

wonoayu

Akibatnya, korban yang tinggal di Wiguna Tengah Gunuganyar Tambak, Kecamatan Gununganyar, Surabaya itu mengalami luka di lehernya hingga harus dijahit.

“Karena kunci mobi saya lempar ke dalam mobil, jadinya para pelaku sulit membawa kabur karena tak bisa menyalakan mesin. Saya juga sempat buka kaca jendela sambil teriak-teriak,” ungkap pria yang lehernya dipenuhi balutan ini.

Untungnya ada warga setempat yang mendengar teriakan itu dan membantu korban menangkap 2 tersangka, sedangkan tersangka ketiga yang sempat kabur ditangkap di Banar. Sejak bekerja menjadi sopir taksi Ubers mulai Juni 2016 kemarin, Antonius mengaku baru kali ini dibegal kawanan pencuri. “Setengah tahun narik taksi, baru kali ini saya dibegal,” pungkasnya.

“Para tersangka bakal dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Kami akan kembangkan kasus ini siapa tahu para tersangka masuk jaringan kasus-kasus lainnya meski pengakuannya baru sekali ini,” tegas AKP Heriyanto.

“Khusus tersangka I W W  kami titipkan ke Bapas karena usianya masih dibawa umur yakni 16 tahun. Semua dikenakan pasal yang sama. Rencananya korban hendak dibuang setelah mobilnya  dibawa kabur,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang anggota kawanan begal berhasil diringkus warga saat menjalankan aksinya di Jl Raya Dusun Banar, Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (03/12/2016) dini hari.

Mereka babak belur dihajar warga. Bahkan seorang diantaranya sempat ditelanjangi warga karena kesal dengan ulah begal itu. Apalagi, begal yang sempat melarikan diri itu masuk rumah warga, akhirnya tepergok hingga menjadi bulan-bulanan. Namun, salah seorang diantara mereka berhasil kabur dari kejaran warga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*