Residivis Pembobol Toko Pakaian Ditangkap Unit Reskrim Polsek Porong

porong

TRIBRATANEWS POLRESTA SIDOARJO-Tersangka R (38) warga Dusun Kuthi Desa Sumurgung Kecamatan/Kabupaten Tuban terpaksa kembali meringkuk dibalik jeruji tahanan. Kali ini masuk tahanan Polsek Porong. Padahal, sebelumnya tersangka sudah pernah terlibat kasus yang sama yakni pencurian di wilayah hukum Tuban.

Kali ini tersangka bersama kedua rekannya yakni S dan G berhasil membobol toko distro yang berjualan pakaian pria yang terletak di JL Bhayangkari Desa Kedungsolo Kecamatan Porong milik Abdul Khodir (36) warga Dusun Kedung Kampil Desa Kedungsolo Kecamatan Porong dengan cara mencongkel dan merusak pintu menggunakan linggis.

“Baru seorang tersangka yang berhasil kami amankan,” terang Kapolsek Porong Kompol Hery Mulyanto, Jumat (25/11/2016).

Kapolsek Porong Kompol Hery Mulyanto menguraikan kasus pencurian ini bermula tanggal 24 November 2016 pukul 03.30 WIB. Saat itu tersangka yang pengangguran itu berhasil membobol distro milik Abdul Khodir sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, pemilik distro hendak membuka toko untuk berjualan. Setibanya di depan toko hendak membuka melihat pintu toko dalam kondisi rusak. Merasa penasaran, kemudian masuk ke dalam toko. Betapa kaget, seluruh isi barang dagangannya habis tidak tersisa digondol kawanan pencuri. “Nah, atas kejadian itu, seketika kasusnya dilaporkan ke Polsek Porong untuk di tindak lanjutinya,” imbuhnya.

Kemudian, berdasarkan laporan korban tersangka berhasil ditangkap anggota unit Reskrim Polsek Porong saat menjual barang curiannya ditempat kos tersangka di daerah Jombang. Tersangka ditangkap tanpa perlawanan. Kemudian digelandang ke Porong untuk diproses lebih lanjut. “Tersangka menjalankan aksinya tidak sendiri, melainkan bersama kedua rekannya bersinial S dan G. Kami sudah mengantongi identitasnya, tapi kini masih dalam  pengejaran anggota,” tegasnya.

Aksi pencurian itu, dilakukan pria pengangguran ini bersama kedua temannya. Caranya dengan mencongkel atau merusak pintu depan menggunakan linggis. Ketika toko baju dalam keadaan tertutup dan ditinggal pemiliknya pulang ke rumah lantaran korban tidak tidur di dalam toko. Saat berhasil masuk ke dalam toko, para tersangka dengan leluasa menguras isi dalam toko seperti baju pria berbagai macam jenis dan merek. Kemudian hasil curian dimasukkan ke dalam mobil Toyota Avanza warna hitam bernopol L 1776 VQ yang sebelumnya menunggu di depan distro korban.

“Tersangka kami jerat pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian. Sedangkan kerugian yang dialami korban mencapai Rp 45 juta. Selain itu, kami amankan 1 unit mobil Avanza warna hitam, 345 hanger (gantungan baju), 339 potong baju pria disita. Memang tersangka baru sebulan menghirup udara segar. Karena sebelumnya menjadi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Tuban karena kasus yang sama yakni pencurian di daerah wilayah Tuban,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*