Rumah Berukuran 7 x 10 Meter Ludes Terbakar

prambon

TRIBRATANEWS POLRESTA SIDOARJO-Sebuah rumah berukuran 7 x 10 meter milik Sumarlik (50) warga Dusun Tanggungan Barat Desa Kedung Wonokerto Kecamatan  Prambon Kabupaten Sidoarjo ludes terbakar. Diduga, kebakaran itu bermula dari ruang tengah yang merembet ke bagian atap dan kebagian lainnya. Dugaan sementara kebakaran itu, karena hubungan arus pendek aliran listrik (korsleting).

Mengetahui adanya kepulan asap hitam dan api keluar dari atap rumah korban, spotan warga sekitar beramai-ramai berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Hasilnya, upaya warga secara bergotong-royong itu, berhasil memadamkan api yang mulai membesar.

Terbakarnya atap rumah bagian depan yang erjadi sekitar pukul 09.40 WIB ini, kali pertama diketahui tetangga korban, Rohwatin (43) saat hendak belanja dan melintas di depan rumah korban. Ketika itu saksi melihat kepulan asap dan api di ruang tamu. Seketika berteriak minta tolong ke warga sekitar.

Mendengar teriakan kebakaran, warga berhamburan membawa alat seadanya untuk memadamkan api. Selain itu, saksi Rohwati menghubungi putra pertama Sumalik (korban) Hanin Andre Irawan (35) melalui hand phone (HP)-nya untuk memberitahu rumah orang tuanya baru dijenguknya setegah jam yang lalu terbakar. Mendapatkan kabar dari tetangganya itu, Hanin langsung menuju rumah orang tuanya. Tidak lama kemudian, api berhasil dipadamkan warga.

“Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting aliran listrik,” terang Kapolsek Prambon, AKP Satuji, Kamis (24/11/2016).

Kapolsek Prambon AKP Satuji menerangakan bahwa berdasarkan keterangan para saksi, munculnya api bermula dari kabel yang tidak dicabut dari stop kontak. Kabel itu terhubung langsung dengan TV. Sehingga kabel  panas dan meleleh. Kemudian mengeluarkan api yang merembet dan membakar atap ruangan. “Saat api semakin membesar, warga bergotong-royong terpaksa memadamkan api dengan memecah kaca cendela bagian depan. Meski warga berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya, hasilnya api berhasil dipadamkan,” imbuhnya.

Paska kebakaran itu, kata Satuji, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa. Saat kebakaran rumah dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya ke bandara Juanda, Sidoarjo untuk menjemput saudaranya yang baru pulang dari Umroh. Sedangan kerugian material yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp15 Juta. “Memang dua unit mobil PMK dari pos Krian datang ke lokasi. Tapi api sudah berhasil dipadamkan warga sekitar,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*