Sat Reskoba Polresta Sidoarjo Tangkap Pengedar Sabu-Sabu

pengedar-sabu

TRIBRATANEWS POLRESTA SIDOARJO-Tim Satuan Reskoba Polresta Sidoarjo berhasil menangkap 2 pengedar sekaligus pemakai sabu-sabu. Keduanya sama-sama ditangkap di JL Teuku Umar, Desa Medaeng, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo beserta barang buktinya sekaligus pada jam yang sama. Kedua tersangka yang diamankan itu adalah seorang pemuda yaitu inisial D A (25) warga Perum Bukit Bambe Driyorejo Kabupaten Gresik. Dari tangan tersangka yang bekerja sebagai sopir ini, Polisi berhasil mengamankan barang bukti diantaranya jaket merah, HP Blackberry dan satu paket sabu-sabu seberat 0,26 gram.

Sedangkan tersangka lainnya adalah inisial P (40) warga JL Teuku Umar Desa Medaeng Kecamatan Waru. Dari tangan pria yang berprofesi sebagai paranormal ini petugas mengamankan lima paket sabu-sabu. Masing-masing berisi 0,19 gram, 0,19 gram, 0,19 gram, 0,21 gram dan 0,22 gram. “Tersangka pertama yaitu D A kami tangkap di depan rumah tersangka kedua yaitu P,” terang Kasat Reskoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto, Jum’at (25/11/2016).

Selain itu, tersangka D A sudah setahun menjadi pelanggan tetap tersangka P. Namun keduanya baru tertangkap kali ini. Saat ditangkap tersangka D A sempat sakau dan tersangka P mengaku yang dijual itu bukan sabu-sabu tapi aspat. “Tapi yang kami amankan sabu-sabu semuanya. Makanya keduanya kami tahan,” imbuhnya.

Sementara tersangka P selama ini membeli sabu-sabu ke AP seharga Rp 1,2 juta- Rp 1,4 juta per 5 paket. Selanjutnya dijual seharga Rp 200.00 – Rp 400.000 per paket hemat. “Sekali jualan tersangka Priyono bisa mendapatkan untung Rp 1 juta sampai Rp 2 jutaan,” tegasnya.

Kini kedua tersangka bakal dijerat pasal 112 dan pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. “Penangkapan kedua tersangka yang masih satu jaringan ini bakal kami kembangkan terus untuk mencari pemasok diatasnya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*