Sat Reskrim Polresta Sidoarjo Release Produsen Rokok Ilegal

TRIBRATANEWS POLRESTA SIDOARJO-Unit Tipiter Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo berhasil meringkus produsen rokok illegal, I A (27) warga Desa Kedungbanteng Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Tersangka digrebeg dan diamankan di rumah yang dijadikan home industri produksi rokok jenis kretek filter yang ditempeli dengan pita cukai palsu dengan merek Rasta dan Milder.

Selain mengamankan tersangka, Polisi dari Sat Reskrim Polres Sidoarjo berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, 15 karton rokok merek MX Mild, 10 karton rokok merek Milder, 14 karton rokok merek Rasta, 6 buah mesin atau alat cetak, sebuah sak berisi plastik pembungkus rokok, 18 ball pita cukai bekas, sebuah keranjang berisi etiket rokok merek Milder, sebuah kardus berisi lidah rokok, 3 buah bendel kertas pembungkus perbal rokok.

“Tersangka kami amankan karena memproduksi rokok pakai cukai bekas dan cukai palsu. Tersangka memproduksi rokok pelintingannya di rumah rekannya KQ di Desa Ngaban itu,” terang Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Manang Soebeti , Jumat (27/01/2017).

Dalam sebulan, lanjut Kasat Reskrim Polres Sidoarjo tersangka dapat memproduksi 1,5 kuintal sampai 2 kuintal yang dikemas dalam 50 ball rokok siap jual atau 12 karton. Rokok itu tak terdaftar dan tidak memiliki Nomor Pokok Barang Kena Cukai (NPBKC). Sedangkan pita cukai bekas dibeli dari Pandaan Kabupaten Pasuruan.

“Kasus ini, rencananya bakal kami limpahkan ke Bea Cukai karena kewenangannya disana,” imbuhnya.

Kedua rokok merek Rasta dan Milder itu, dipasarkan dan dikirim ke Makasar (Sulawesi Selatan), Kalimantan dan Sumatera. Harganya per pak masing-masing dijual Rp 3.000. Dalam penjualan setiap karton Rp 2,4 juta tersangka mendapatkan laba Rp 500.000.

“Seminggu sekali kirim 15 – 20 karton keluar Jawa. Meski baru beroperasi sekitar 4 bulan tapi karyawannya sudah sekitar 7-8 orang,” tegasnya.

Tersangka bakal dijerat pasal 55 dan atau pasal 58 UU RI No 39 Tahun 2007 tentang Cukai.

“Kerugian negara belum bisa dihitung karena harganya jauh lebih murah dari rokok legal. Nanti Bea Cukai yang menghitungnya,” ungkapnya.

Sementara tersangkan Irfan Afandi mengaku usahanya itu hasilnya kecil. Menurutnya, masih banyak produsen rokok lainnya yang berproduksi layaknya dirinya. “Saya hanya pemula dan baru belajar beberapa bulan kemarin itu,” kilahnya.

TRIBRATANEWS POLRESTA SIDOARJO-Unit Tipiter Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo berhasil meringkus produsen rokok illegal, I A (27) warga Desa Kedungbanteng Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Tersangka digrebeg dan diamankan di rumah yang dijadikan home industri produksi rokok jenis kretek filter yang ditempeli dengan pita cukai palsu dengan merek Rasta dan Milder. Selain mengamankan tersangka, Polisi dari Sat Reskrim Polres Sidoarjo berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, 15 karton rokok merek MX Mild, 10 karton rokok merek Milder, 14 karton rokok merek Rasta, 6 buah mesin atau alat cetak, sebuah sak berisi plastik pembungkus rokok, 18 ball pita cukai bekas, sebuah keranjang berisi…

Review Overview

0

100%

Summary : Polresta Sidoarjo

User Rating: Be the first one !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*