Selama Satu Bulan Polresta Sidoarjo, Ringkus 72 Pengguna dan Pengedar Narkoba

rilis-narkoba-2

TRIBRATANEWS POLRESTA SIDOARJO-Sedikitnya 72 orang tersangka kasus penggunaan dan peredaran narotika baik jenis sabu-sabu, ganja, pil koplo dan obat terlarang lainnya diamankan petugas Satuan Reskoba Polresta Sidoarjo dan jajaran 7 Polsek.

Para tersangka yang diamankan itu, selain sebagai pemilik, pengguna  dan juga pengedar berbagai jenis narkotika.Mereka terlibat dalam 67 kasus yang terungkap sejak 1 sampai 30 November 2016 lalu.

Selain pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, sabu-sabu 100,65 gram, ganja 30,43 gram, pil double L sebanyak 15.000 butir, pil XTC 20 butir, Hand Phone (HP) 59 unit, serta uang tunai Rp 3,6 juta dan motor sebanyak 2 unit.

“Pengungkapan sebulan ini adalah hasil kerja keras Satuan Reskoba dan jajaran polsek,” terang Waka Polresta Sidoarjo Kompol Indra Mardiana, Senin (05/12/2016).

Waka Polresta Sidoarjo Kompol Indra Mardiana merinci 59 tersangka diamankan Satuan Reskoba, 2 tersangka diamankan Polsek Waru, 1 tersangka diamankan Polsek Sukodono, 2 tersangka diamankan Polsek Gedangan, 1 tersangka diamanan Polsek Candi, 1 tersangka diamankan Polsek Tarik dan 1 tersangka diamankan Polsek Tulangan.

rilis-narkoba-1

“Berdasarkan datanya, sebulan ini terdapat kenaikan jumlah kasus, tersangka, maupun barang bukti khusus kasus narkoba hingga 80 persen,” imbuhnya.

Kompol Indra Mardiana merinci jika pada Oktober 2016 terdapat 48 kasus dan 48 terungkap, kali ini Nopember 2016, ada 67 kasus dan 67 terungkap. Peningkatan peredaran narkoba itu, membuat pihaknya menyiagakan petugas di lokasi rawan peredaran berbagai jenis narkoba.

Diantaranya wilayah Waru, Taman, Sedati, Porong, Buduran, Sidoarjo Kota dan sejumlah lokasi lainnya. “Itu daerah target-target jaringan harus diwaspadai para petugas,” tegasnya.

Sementara mengenai pencegahannya pihak Polresta Sidoarjo sudah bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo dan Propinsi Jatim dengan Ditreskoba Polda Jatim untuk melaksanakan razia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Porong dan sejumlah tempat hiburan malam.

“Khusus hasil razia tempat hiburan malam, masih nihil. Untuk hasil razia Lapas Porong kemarin langsung ditangani Ditreskoba Polda Jatim lantaran Polresta Sidoarjo hanya memback up,” jelasnya.

Puluhan tersangka itu rencananya bakal dijerat pasal 112 dan pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun – 20 tahun penjara.

“Selama ini, memang yang ditangkap baru pemakai dan pengedar. Untuk jaringan di atasnya (bandar) masih dalam proses pengembangan penyidikan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*