Sidang, Dua Kurir Sabu Sabu 2,8 Kilogram Dituntut 20 Tahun Penjara

Sabu

TRIBRATANEWS POLRESTA SIDOARJO-Sebanyak dua terdakwa yang menjadi kurir peredaran sabu-sabu jaringan internasional tidak mampu menahan kesedihan sesusai mendengarkan bacaan tuntutan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang dengan agenda tuntutan di ruang Sidang Candra, Pengadilan Negeri, Kabupaten Sidoarjo. Ini menyusul, kedua terdakwa yang terbukti membawa sabu-sabu seberat 2,8 kilogram itu dituntut tim JPU masing-masing 20 tahun penjara.

Kedua terdakwa yang dituntut JPU itu masing-masing adalah R (30), warga Kelurahan Babakan Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor Jawa Barat dan H H (39) warga Kelurahan Gunung Sahari Kecamatan Kemayoran  Jakarta Pusat. Selain dituntut 20 tahun pidana penjara keduanya juga dibebani denda Rp 1 miliar subsider kurungan 1 tahun penjara.

Dalam sidang tuntutan yang dibacakan JPU, Hendrawan diungkapkan terdakwa R dan  H H terbukti secara sah dan meyakinkan memiliki, menyimpan dan mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu seberat 2.881,68 gram atau sekitar 2,8 kilogram. Perbuatan terdakwa melanggar dakwaan primer pasal pasal 113 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Selain itu, melanggar pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dan pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

“Pertimbangan yang memberatkan hukuman terdakwa karena tidak sejalan dengan program pemerintah dalam pemberantasan narkoba. Sedangkan yang meringankan, karena terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya di dalam persidangan,” terang Hendrawan paska persidangan, Kamis (10/11/2016).

Diberitakan sebelumnya, kedua terdakwa kurir narkoba jenis sabu-sabu jaringan internasional itu tertangkap pada 17 Februari 2016 lalu oleh jajaran anggota Polresta Sidoarjo. Keduanya ditangkap sebagai hasil pengembangan kasus jaringan narkoba. Kedua terdakwa ditangkap di tempat berbeda. R ditangkap saat mengambil paket charger dan LED yang berisikan sabu seberat 2,8 kilogram di Herena Expres, Bogor. Sedangkan, H H ditangkap di Taman Kopi Bogor, setelah Polisi mengembangkan barang haram itu akan dikirimkan R ke H H.