SKCK Online Polresta Sidoarjo Ikuti Forum Nasional Replikasi Inovasi Pelayanan Publik 2016

Sda 1Polresta Sidoarjo mendapat kehormatan memamerkan inovasi layanan publik teranyarnya, yakni SKCK Online dalam Forum Nasional Replikasi Inovasi Pelayanan Publik 2016 di Bale Asri Pusdai, Bandung, Jawa Barat, mulai 26-27 Oktober 2016.

forum yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kapolresta Sidoarjo AKBP M. Anwar Nasir mengaku senang dapat menampilkan inovasi baru dari pihaknya. “Dengan SKCK Online semua terkoneksi secara online dan serba mudah, serba cepat, sehingga masyarakat yang mengurus SKCK tidak lagi ribet,” ujarnya saat menghadiri acara ini di Bandung.

Dalam acara tersebut Kepolisian Negara RI juga turut berpartisipasi dengan menampilkan 18 inovasi pelayanan publik Polri. Di antaranya Polresta Sidoarjo yang menampilkan SKCK online dan Mobil SKCK keliling online yang sudah dilengkapi dengan sidik jari digital, serta alat Mambis yang sudah terkoneksi dengan data E-KTP.

Terkait dengan acara ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN dan RB) Asman Abnur mengatakan, tantangan terberat pelayanan publik bukan hanya menciptakan inovasi baru, tetapi kemampuan instansi pemerintah mereplikasi inovasi. Dewasa ini telah banyak inovasi berhasil diciptakan, dan hampir semuanya berhubungan dengan kecepatan, perbaikan, dan sistem teknologi informasi. Namun, belum semua inovasi dapat diaplikasikan dengan baik di tempat lain.

“Replikasi inovasi dapat membantu pemerintah daerah menjawab permasalahan secara efektif dan efisien, menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik, dan pelayanan publik yang berkualitas,” ujarnya saat membuka acara forum replikasi nasional invasi pelayanan publik di Bandung, Rabu (26/10/2016).

kbo intel membagikan brosurForum replikasi merupakan ajang percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik. Forum ini mempertemukan inovator yang pernah mendapat penghargaan dari Kementerian PAN dan RB dengan kepala-kepala daerah. Tercatat 42 inovator dari berbagai instansi dan daerah hadir untuk mempresentasikan program inovasinya. Tak ketinggalan, inovasi dari Kepolisian unjuk gigi dalam even ini. Sebanyak 11 bupati dan 18 wali kota, mengonfirmasi hadir dalam acara ini. Selain itu, wakil bupati dan wakil wali kota. Bahkan Gubernur Sulawesi Selatan hadir untuk mempresentasikan inovasinya.

Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN dan RB Diah Natalisa dalam kesempatan itu mengatakan, dalam forum replikasi ini dilakukan pelayanan peluncuran buku Top 35 Inovasi pelayanan publik 2016, dan peluncuran Aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP). Aplikasi ini disediakan agar masyarakat dapat mengetahui informasi mengenai jenis pelayanan, standar pelayanan, hingga pihak yang bertanggung jawab di kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Diah menambahkan, dilaksanakan juga bimbingan teknis pengelolaan LAPOR! – SP4N untuk seluruh Admin Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Provinsi dan Kabupaten maupun Kota. Kegiatan ini bertujuan mengintegrasikan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) sebagai mekanisme pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik dengan pemerintah daerah.

Dengan terintegrasinya sistem LAPOR! ke seluruh pemerintah daerah, diharapkan penanganan pengaduan tidak lagi berjalan sektoral, namun dapat terhubung satu dengan lainnya, dan tidak akan terjadi lagi duplikasi dalam pendataannya.

Selain itu, dilakukan sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017 kepada kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, dan BUMN. Kompetisi ini diselenggarakan untuk mendorong instansi pemerintah menjadi ujung tombak dalam melakukan pelayanan publik agar lebih terarah, fokus, serta berkesinambungan.